Saatnya Kerjasama-Super Library

5 03 2009

Dalam buku revolusioner berjudul “The Seven Habits of Highly Effective People” edisi bahasa Indonesia, Stephen R. Covey menulis “interdependence is greater than independence.” Jika ditafsirkan secara bebas kira-kira bermakna: orang-orang/lembaga independen jika bekerja bersama-sama dalam hubungan saling bergantung, menghasilkan sesuatu yang jauh lebih besar dibandingkan sekedar independen saja.

Sebuah pengalaman baru membuat saya termenung dan sadar akan pentingnya kerjasama. Kerjasama, jika dilakukan dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Begini ceritanya. Untuk keperluan tugas kuliah, saya memerlukan sebuah buku. Setelah saya search di website perpustakaan universitas tempat saya belajar, ternyata buku tersebut tidak ada. Selain bukunya memang tidak terkait dengan bidang kajian di kampus saya, buku tersebut juga masih baru, terbitan 2008.

Untung perpustakaan universitas saya punya kerjasama dengan enam perpustakaan universitas lain di Australia. Salah satu kesepakatan dari kerjasama yang mereka namakan BONUS+ tersebut adalah: setiap mahasiswa/dosen universitas anggota dapat meminjam buku dari universitas lain yang juga anggota. Menyadari adanya kerjasama ini, saya lalu menggunakan halaman pencarian khusus yang menggabungkan ketujuh perpustakaan tersebut. Hasilnya, ternyata ada satu universitas yang memiliki buku tersebut.

208

209

210

211

212

213

Perpustakaan universitas tempat saya belajar

Tapi lokasi universitas tersebut jauh sekali. Saya berada di Perth, bagian paling barat Australia, sedangkan universitas tersebut berada di Sydney, bagian timur Australia. Kedua kota ini terpisah oleh jarak sekitar 4 ribu kilometer, hampir sama dengan jarak Medan ke Jayapura.

Namun jarak tidak masalah, yang saya lakukan cuma melakukan pemesananan online, mengisi username dan password, lalu menentukan lokasi buku tersebut ingin saya ambil, selesai. Tidak ada formulir apapun yang saya isi. Tidak ada pernyataan akan mengganti buku tersebut jika hilang, dsb.

Saya juga tidak perlu datang setiap hari ke perpustakaan menanyakan, “apakah buku pesanan saya sudah datang?” Sehingga saya pun tidak perlu mendapat jawaban, “belum ada, Dik, coba datang besok lagi ya…!” Itu tidak perlu, karena saat buku datang tiga hari kemudian, saya mendapat email yang berbunyi:

Dear Kunaifi Kunaifi

Your Bonus request has arrived in the Library. Please collect within 5 DAYS of the date on this message.

Cooper, William W. (William Wager), Challenges of the muslim world : pr
CALL NO: 330.91767 COOP
BARCODE: 320070049133539utsy
BELONGS TO: UTS
PICKUP AT: Murdoch Main Library

Begitu luar biasanya sebuah kerjasama.

Lalu apa untungnya. Jelas untungnya besar. Dengan adanya kerjasama seperti ini, perpustakaan anggota tidak dianggap lagi sebagai perpustakaan terpisah, melainkan bergabung dengan perpustakaan lain. Jika setiap universitas anggota memiliki 1 juta koleksi, setelah digabungkan menjadi 7 kali lipat. Dengan kata lain, dengan kerjasama ini perpustakaan sebuah universitas tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk melengkapkan koleksinya menjadi 7 juta, misalnya.

Biaya yang timbul dari kerjasama tersebut tidak terlalu besar dibandingkan investasi tanpa kerjasama. Biaya yang diperlukan hanya untuk mengirim buku ke universitas lain jika ada yang memesan. Atau jika diperlukan, mungkin perlu biaya untuk merekrut satu pegawai baru yang khusus menangani layanan khusus tersebut.

Saya membayangkan suatu hari nanti, dengan meng-klik pada mouse beberapa kali, dari kantor saya di Pekanbaru, saya bisa pesan buku dari perpustakaan universitas-universitas di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Betapa luar biasanya jika puluhan perpustakaan di universitas-universitas dalam negeri digabung menjadi sebuah Super Library maya. Menurut saya besar sendiri tidak lebih utama jika ada peluang menjadi raksasa bersama-sama?

Ada yang minat mem-follow up??

NB. Jika anda tertarik memperlajari lebih jauh tentang BONUS +, silahkan klik si sini. Anda juga bisa menghubungi salah satu perpustakaan yang tergabung dalam BONUS+ untuk menggali informasi lebih dalam.


Actions

Information

8 responses

9 03 2009
novertaeffendist

bagus juga tu pak klo diterapkan di indonesia. Apalagi klo melihat pustaka yang ada di Riau khususnya pekanbaru yang masih banyak kekurangannya..

9 03 2009
azzam alkampary

wah, mantap,,,,,,,,,,,,jadi kepangen ke perth juga nich,,,

10 03 2009
Iswadi HR

Sebenarnya sudah diterapkan di indonesia tapi tak berjalan seperti tempat bung kun kuliah…

15 03 2009
made wibawa

saya alumni 99 TE S1 siap membantu dalam pengembangan TI khusus untuk bidang
perpustakaan. saya on di

http://www.softwarebalischool.blogspot.com

terima kasih

22 05 2009
rahma

assalamu’alikum..
saya sanagt setuju jika pengembangan perpustakaan tersebut terealisasi
karena guru yang yg tidak cerewet,pemarah etc.. adalah buku
salah satu impian saya adalah menjadikan aktifitas membaca dan perpustakaan menjadi kebutuhan dan kebiasaan semua orang

2 12 2009
hendri

mudah-mudahan kita punya nantinya ….

6 01 2010
abdul hadi

kalau sya lihat2 ruangan pustaka nya seperti hotel berbintang pk..hehehe
kapan ya di tempat kita ada ?

from: your student ( pengukuran dan instrumentasi )

8 01 2010
Kunaifi

Hadi. Insya Allah suatu saat kita punya yang lebih baik
Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: