PLTS terbesar Amerika

23 12 2007

Siapakah pemilik pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terbesar di Amerika? Jawabannya adalah Angkatan Udara (AU). Cukup mengherankan, karena institusi ini sebelumnya tidak dikenal sebagai penyokong pengembangan energi terbatukan (ET) yang aktif.

Angkatan Udara Amerika (the US Air Force) adalah lembaga milik pemerintah yang paling besar kebutuhan energinya. Baru-baru ini mereka membuka PLTS dengan kapasitas 14 MW, sekaligus menjadi system terbesar di Amerika. Sistem ini akan menyediakan seperempat suplai energi bagi fasilitas militer di markas AU Nellis di gurun Nevada. Markas tersebut memiliki populasi 12 ribu orang tentara dan keluarga.

103.jpg

PLTS Nellis milik Angkatan Udara Amerika di Nvada (Sumber: Departemen Energi Amerika)

Gurun Nevada mendapatkan cahaya matahari kontinyu sepanjang tahun. Keuntungan alamiah ini menjadi alasan pemilihan system energi surya untuk penyediaan energi di kawasan tersebut.

Sebelum ini, Amerika telah memiliki Sistem energi surya termal raksasa. Di Nevada terdapat system energi surya termal berkapasitas 64 MW dan 553 MW di gurun Mojave.

Tapi yang satu ini adalah system photovoltaic (PV) untuk pembangkitan listrik. Untuk mengerjakan proyek ini, AU Amerika mempercayakan kepada perusahaan SunPower. Salah satu kelebihan system ini adalah karena dilengkapi dengan SunPower T20 Solar Tracking System yang dapat mengikuti arah gerakan matahari sepanjang hari.

Sistem ini diperkirakan mengurangi emisi karbon hingga 24 ribu ton setiap tahun.

Kisah di atas bersumber dari worldofrenewables


Actions

Information

3 responses

28 01 2009
erick

Dear all,..

Saya berniat melakukan penelitian pusat listrik tenaga matahari,
Namun saya terhalang bagaimana mendapatkan solar cell di pasaran surabaya, dan tidak tau berapa harganya. Mohon bantuannya…

Saya juga ingin tau untuk mendapatkan 500 MW kira kira kita membutuhkan lahan seluas berapa dan berapa banyak solar cell yang dibutuhkan, mohon bantuannya,….

Terima Kasih,

Salam,
Erick Morgan

28 01 2009
Kunaifi

Hallo Bung Eric.

Di Bali ada distributor solar sel, silahkan klik di sini: http://www.solarpowerindonesia.com/

Jawaban untuk pertanyaan kedua cukup sulit. Sebab tidak ada formula yang langsung bisa menemukan jumlah solar panel dan area yang dibutuhkan jika informasi yang tersedia cuma daya output yang diinginkan. Apalagi bapak menginginkan output 500 MW. Wah ini kapasitas raksasa. Artikel di atas bercerita tentang PV sistem terbesar di Amerika, itu pun cuma 14 MW. Untuk sistem PV kapasitas besar perhitungannya jauh lebih rumit.

Untuk sistem sederhana, bapak minimal akan perlu data sbb:
– Profil beban (ukuran, pola pemakaian dalam sehari, pola pemakaian menurut musim).
– Peak Sun Hours (rata-rata jumlah jam sehari dengan sinar matahari yang cukup untuk ‘menggerakkan’ modul PV.
– Derating factor (akibat temperatur, debu, dll.)
– Efisiensi komponen-komponen pendukung seperti inverter, MPPT, bank baterai, charger baterai.
– Intensitas cahaya matahari pada lokasi di mana sistem PV akan dibangun (data minimal satu tahun).

Yang juga perlu diperhatikan adalah apakah sistem yang akan dibangun 100% sistem PV atau ada back-up (misalnya genset).

Jadi memang lumayan rumit pak. Maaf tidak bisa memberi jawaban karena data yang kurang.

5 05 2009
usman

oh baguss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: